Sobat
semua mungkin sudah tahu apa saja merk processor yang terkenal didunia ini. Ya,
processor itu adalah AMD dan Intel. Dua
brand ternama ini sudah cukup lama bersaing untuk membuat inti komputer mana
yang lebih berkualitas dan unggul. Keduanya mendominasi pasar dunia untuk
penjualan hardware yang satu ini sebagai yang terbaik dan terlaris. Di
Indonesia sendiri processor yang paling dikenal juga AMD dan Intel, padahal
masih banyak lagi pendistriburtor processor lainnya seperti Cyrix dari VIA,
IBM PowerPC, IDT dan Apple.
Perkembangan processor menjadi pemicu utama
dalam meningkatkan kinerja komputer ataupun laptop. Baik Intel maupun AMD
sama-sama telah membuat processor dengan performa yang tinggi sehingga komputer
atau laptop menjadi lebih optimal. Tapi diantara dua brand ternama ini, manakah
yang lebih unggul ? sebelum kita membahasnya aku akan jelaskan dulu apa itu
processor dan bagi yang sudah tahu, sobat boleh skip saja.
PROCESSOR
Processor adalah sebuah chip yang berupa
Integrated Circuit (IC) yang mengontrol keseluruhan sistem komputer dan
digunakan sebagai pusat atau otak dari kegiatan komputer dalam melakukan
perhitungan dan menjalankan tugas input dan output. Processor terletak pada
soket yang ada di motherboard.
Processor dapat
diganti dengan jenis yang lain asalkan socket pada motherboard sesuai dan
sistem pada motherboard juga mendukung arsitektur processor tersebut.
Kecepatan processor mempengaruhi kecepatan komputer secara
signifikan karena benda satu ini adalah merupakan pusat pengolahan data.
Processor saat ini sering disebut microprocessor karena
ukurannya yang sangat kecil secara fisik namun memiliki kecepatan proses yang
besar.
Processor
terbagi menjadi tiga bagian penting, yakni :
- Aritcmatics Logical Unit (ALU),
yang merupakan pusat untuk menghitung operasi aritmatika dan logika untuk
menjalankan semua perintah yang harus dilaksanakan oleh sebuah komputer
atau laptop.
- Control Unit (CU), merupakan bagian yang menjadi pengatur semua lalulintas data dan perhitungan yang dilakukan oleh processor. Dengan adanya kontrol unit ini, semua perhitungan dan eksekusi yang harus di jalankan dapat dilakukan secara berurutan tanpa adanya tumpang tindih antara satu perintah dengan perintah lainnya.
- Memori Unit (MU), memory unit merupakan unit pendukung, dimana semua perintah yang sering digunakan oleh processor akan disimpan sementara di bagian ini. Dengan adanya memory unit ini, processor tidak lagi memanggil perintah yang sama kebagian lain. Dengan demikian, waktu yang digunakan untuk menjalankan perintah perintah dapat dipersingkat. Pada processor modern, memori unit sudah ada pada bagian processor-nya ( CORE ) dan dikenal dengan nama cache memori. Hal inilah yang mempengaruhi kinerja kecepatan sebuah Eksekusi.
JENIS - JENIS PROCESSOR
Berdasarkan jumlah inti processor, maka processor dibagi
menjadi dua macam, yaitu:
1.
Single core, yakni microprosesor yang hanya memilki
bagian inti pemrosesan sebanyak satu buah saja. Processor ini adalah processor yang
umum ada dibawah tahun 2004. Pada kurun waktu tersebut, untuk
mendapatkan hasil komputasi lebih besar, kita harus membeli motherboard
yang mendukung dua processor.
2.
Multi core, yakni microprosesor yang memiliki bagian
inti pemrosesan lebih dari satu. Umumnya berjumlah genap dan kelipatan dua.
Misalnya dual core untuk dua inti, quad core untuk empat inti dan seterusnya.
Keuntungan multicore adalah pemrosesan lebih cepat karena dibagi dalam dua inti
yang berbeda sehingga mendapatkan hasil yang paralel.
Sedangkan jika dilihat berdasarkan penggunaannya, microprosesor dibagi
menjadi beberapa bagian, antara lain:
1. Processor untuk workstation dan desktop PC. Pada
awalnya processor jenis ini didominasi
oleh processor dengan single core, namun belakangan sudah
banyak processor multi core yang masuk ke segmen pasar ini.
Keunggulannya adalah adanya fitur pemrosesan grafis untuk membantu kartu
grafis. Salah satu contoh processor ini adalah AMD Athlon X2, Intel
Core i3, dan lain sebagainya.
2. Processor untuk server. Processor untuk
server memang sangat terbatas dan biasanya bercirikan memiliki kapasitas memori
level 2 (L2 Cache) yang lebih besar daripada processor untuk desktop.
Hal ini dikarenakan processor jenis ini difokuskan bekerja pada
lingkungan pengolahan data yang cepat. Contohnya adalah AMD Opteron dan
Intel Xeon.
3. Processor untuk
mobile devices. Processor jenis ini menekankan pada pemakaian energi yang
sangat hemat dan ukuran serta emisi panas yang minimal. Hal ini dikarenakan
catu daya mobile devices adalah baterai yang memiliki keterbatasan dalam hal
kapasitasnya. Contoh processor jenis ini adalah ARM Cortex, VIA APC,
dan lain-lain.
AMD VS INTEL
Beberapa perbedaan, keunggulan dan kekurangan processor Intel dan AMD :
- Set
instruksi pada Intel adalah MMX, SSE,SSE2, dan SSE3, tetapi pada AMD SSE2
dan 3DNow. Tetapi dari sekian banyak istruksi yang dipakai oleh intel
sebetulnya telah ada dalam 3DNow-nya AMD yang tidak dimiliki oleh Intel.
- L1 pada
Intel maksimal 32K, sedang pada AMD adalah 128K. Bedasarkan beberapa test
AMD dengan L1 128K lebih unggul dibanding dengan Intel.
- Banyak
transistor pada Intel 100 milyar sedang AMD 105 milyar.
- Banyaknya
Decoder, Integer, FP pada intel lebih sedikit dibanding AMD yang secara
signifikan perbedaan tersebut meningkatan kinerja dari AMD.
- Temperatur
pada Intel dapat diatur oleh processornya sendiri (processor akan
mengurangi kecepatan jika processor terlalu panas), pada AMD64 temperatur
maksimum adalah 900C. Teknologi Intel lebih unggul dibanding
AMD.
- AMD
lebih unggul dalam pengolahan komunikasi aplikasi, seperti transfer data
pada modem, ADSL, MP3, dan Doubly Digital Suround Sound.
- Pipeline
pada intel lebih panjang dibanding dengan AMD, tetapi pipeline Intel
bermasalah pada pertukaran tugas, sehingga pipeline intel kecepatannya
melambat berada dibawah AMD.
- Intel
menang di brand image dan marketnya, sedangkan AMD harganya yang lebih
murah.
- Pada processor Intel
Pentium 4 harga stsobatrd, kinerjanya lumanyan cepat. Memang sih, untuk
urusan grafis masshi kalah dibanding dengan AMD, tapi paling
tidak processor Intel tidak cepat panas.
- Pada
processor AMD Athlon harga agak murah dibanding Intel. Grafis bagus
banget,
kecepatannya lumayan, tapi cepet banget panas dibandingkan Intel.
KESIMPULAN
- Processor Intel
lebih kuat dari processor AMD pada aplikasi multimedia,
sebaliknya processor AMD menang dari processor Intel
di gaming dan program 3D nya.
- Untuk sobat
yang menggunakan processor Intel,sobatmemang harus mengeluarkan budged
yang banyak, apalagi dengan performanya tinggi yang di hasilkan
oleh processor Intel yaitu Intel i7. Lain hal dengan
processor AMD,sobat tidak akan mengeluarkan banyak biaya dan
performanya juga lumayan bagus. Oleh karena itu utuk sobat yang biayanya
pas-pasan sobat bisa memilih processor AMD tapi kalau biaya yang
sobat punya lebih silahkan sobat memilih processor Intel.
- Processor Intel
dan Processor AMD telah di uji performannya, ternyata
processor intel lah yang kuat dalam hal apapun
sedangkan processor AMD hanyalah pilihan kedua sobat.
Kesimpulan lainnya, jika sobat ingin mendapatkan
kulitas 3D game yang bagus dengan harga lebih murah, pilih AMD. Dengan
perbandingan ram yang sama, karena ram sangat mempengaruhi kecepatan dan grafik
terutama untuk game. Tapi jika untuk kerja harian, office, corel, video, pilih
Intel karena lebih suport grafiknya untuk multimedia. Selain itu juga
pertimbangan harga, Intel lebih mahal tentunya juga lebih bagus, namun bukan
berarti AMD itu murahan karena harganya yang murah, AMD akan menang jika
melihat dari price to performance mengingat harga AMD yang jauh lebih murah
dengan harga Intel.
Nah itulah tadi pembahsan aku tentang perbandingan
Intel dan AMD, semoga memberikan ilmu pengetahuan lebih ya tentang processor.
Dan jika ada kritik, saran, atau komentar lainnya, silhkan sobat komen di kolom
komentar. See you again !



Comments
Post a Comment